_
Home / Sports / Nasional / Kemenpora Klarifikasi Tim Transisi

Kemenpora Klarifikasi Tim Transisi

JAKARTA, WOL – Kepala Komunikasi Publik Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Gatot S Dewa Broto, mengatakan pihaknya mencoba mengklarifikasi sejumlah nama yang sempat beredar terkait Tim Transisi yang segera dibentuk oleh Kemenpora.

“Itu sama kejadian waktu awal isu Tim Transisi akan dibentuk ada nama mantan jenderal ini, mantan Mayjen ini, ketua asosiasi, bupati, wali kota, dan lain sebagainya. Sesungguhnya kami belum pernah mengeluarkan nama-nama itu,” kata Gatot di Jakarta, Jumat (1/5).

“Nama-nama yang selama ini beredar, jelas bukan dari saya karena nanti info yang benar adalah langsung dari Pak Menteri atau dari saya sendiri. Kalau bukan dari Pak Menteri atau saya, berarti itu hanya isu,” tegas Gatot.

Gatot juga mengatakan susunan Tim Transisi yang akan mengambil alih hak dan kewenangan PSSI akan diumumkan minggu depan. “Sudah kami pastikan tidak akan molor dari minggu depan. Minggu depan bisa Senin sampai Sabtu, jadi mohon pengertiannya,” ucapnya.

Menurut Gatot, Tim Transisi semula akan diumumkan minggu ini, tetapi ternyata memang ada beberapa hal sehingga harus mundur beberapa hari. “Tapi itu semua demi kesempurnaan Tim Transisi, karena ini menyangkut masa depan sepakbola Indonesia. Kita benar-benar memilih nama yang mempunyai kredibel,” katanya.

Seperti diketahui, ada sejumlah nama yang difavoritkan masuk Tim Transisi, di antaranya Suaidi Marasabessy (Politisi), Endiartono Sutarto (Mantan Panglima TNI), Chappy Hakim (Mantan KSAU), Isran Noor (Bupati Kutai Timur), Erwin Aksa (Pengusaha), dan EE Mangindaan (Mantan Menteri Perhubungan). Selain mereka, ada juga yang berasal dari Tim Sembilan bentukan Menpora Imam Nahrawi, yaitu Oegroseno (Mantan Wakapolri), Imam Prasodjo (Akademisi), dan Gatot sendiri.

Dalam kesempatan itu, Gatot juga memberikan keterangan terkait kelanjutan kompetisi Indonesian Super League (ISL) atau QNB League. Menurutnya, apabila klub-klub peserta tetap tidak mau bertanding pada 9 Mei, maka Kemenpora akan memakai operator lain menjalankan kompetisi.(wol/waspada/data1)

Editor: AUSTIN TUMENGKOL

Check Also

KPK Periksa Imam Nahrawi sebagai Tersangka Suap Dana Hibah KONI

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap eks Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.