Rapat Paripurna Interpelasi Gubsu Berlangsung Penuh Debat

Pendemo yang berasal dari Jaringan Mahasiswa Intelektual Sumatera Utara (JAMINSU) mencoret dinding pagar DPRD Sumut saat aksi dukungan interplasi DPRD Sumut terhadap Gubsu Gatot Pujo Nugroho, Medan, Senin (20/4). Mereka mendukung DPRD Sumut menggunakan hak interplasi terhadap Gubsu, dan mendesak anggota DPRD Sumut yang tidak menggunakan hak interplasinya untuk mengundurkan diri. (WOL Photo/Ega Ibra)
Iklan

MEDAN, WOL – Rapat Paripurna DPRD Sumatera Utara terkait pengajuan hak interpelasi terhadap Gubernur Gatot Pujo Nugroho berlangsung penuh perdebatan. Rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD Sumut, Ajib Shah tersebut membahas tentang verifikasi data pengajuan hak interpelasi.

Berdasarkan peraturan yang berlaku, pengajuan hak interpasi diusulkan paling sedikit oleh 15 orang anggota dewan. Jumlah tersebut telah dipenuhi oleh tim penggagas hak interpelasi sebanyak 57 orang.

Namun pada tanggal 18 Maret, Fraksi Partai Gerindra menarik dukungannya terhadap usulan tersebut. Sehingga hari ini, Senin (20/4), pimpinan dewan mengagendakan klarifikasi melalui fraksi-fraksi di DPRD Sumut yang akan mengajukan hak interpelasi.

Dari hasil pemungutan suara tercatat sebanyak 37 anggota dewan dari total 6 fraksi yang menyetujui pengajuan hak interpelasi. Keenam fraksi tersebut antara lain Fraksi Partai Golkar, Fraksi Partai Demokrat, Fraksi Partai Hanura, Fraksi Partai Amanat Rakyat (PAN), Fraksi Partai Nasional Demokrat (NasDem), dan Fraksi PKB. Namun hanya Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Partai Persatuan Pembangunan, dan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera yang menolak interpelasi.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Budiman P Nadapdap kemudian menyebutkan ada dua alasan yang menjadi dasar pertimbangan pihaknya menolak pengajuan hak tersebut. Ia menuturkan materi yang akan disampaikan pada interpelasi tersebut sudah tercantum dalam LKPJ Gubernur Sumut yang dibacakan beberapa waktu lalu.

iklan

Namun pihaknya mempertanyakan isi materi hak interpelasi yang sudah disempurnakan berdasarkan hasil rapat sebelumnya.

“Kami belum terima hasil materi yang sudah disempurnakan. Kalau materi yang kemarin kami rasa masih dangkal. Dan juga, apakah pimpinan dewan sudah menerima materi yang sudah disempurnakan itu?” tanya Budiman.

Menjawab pertanyaan tersebut, Ajib Shah mengakui bahwa pihaknya juga belum menerima materi interpelasi yang sudah disempurnakan. Selanjutnya pimpinan dewan memutuskan untuk menskors rapat hingga pukul 14.00 WIB.(wol/data1)

Penulis: CAESSARIA INDRA DIPUTRI
Editor: SASTROY BANGUN

Iklan