_
Home / Medan / DPRD Medan Sampaikan Rekomendasi LKPj TA 2014
WOL Photo/muhammad rizki

DPRD Medan Sampaikan Rekomendasi LKPj TA 2014

MEDAN, WOL – Setelah melalui tahapan pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Akhir Tahun Anggaran 2014, DPRD Medan menyampaikan sejumlah rekomendasi guna perbaikan di tahun berikutnya.

Dalam hasil pembahasan LKPj diketahui kontribusi pendapatan daerah tahun 2014 mencapai 88,6 persen, lebih tinggi dari tahun 2013 yaitu 79,78 persen. “Daya serap belanja barang dan jasa sebesar 78,19 persen dengan sisa anggaran Rp237,5 miliar sangat disayangkan terjadi karena tertundanya beberapa proyek fisik yang akan menjadi perkerjaan rumah di tahun berikutnya,” sebut Wakil Ketua DPRD Medan, Iswanda Nanda Ramli pada rapat paripurna istimewa, Senin (27/4).

Sedangkan serapan belanja modal 75,48 persen dengan sisa anggaran Rp254,6 miliar juga sangat disayangkan terjadi karena mengakibatkan tertundanya berbagai program yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.

Iswanda juga menyebutkan Pemko Medan perlu memperhatikan perencanaan pembangunan. Perencanaan pembangunan hendaknya dibuat secara komprehensif cermat dan berkesinambungan sehingga tidak terjadi penundaan pembangunan.

Pemko Medan harus bersikap tegas dan jelas terhadap penyedia barang dan jasa (pihak ketiga) yang memiliki kondisi buruk termasuk menginformasikannya ke media.

Besarnya sisa anggaran juga tidak selaras dengan upaya percepatan pembangunan daerah sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2011-2015 Kota Medan.

Selain itu, masih banyak SKPD yang memerlukan dana besar bagi kepentingan pembangunan daerah. Tentunya hal ini tidak baik bagi pembangunan daerah. Alasan-alasan kepala SKPD yang menyatakan adanya efisiensi atau penghematan ataupun rasionalisasi anggaran bahkan surat penyediaan dana (SPD) tidak keluar jangan menjadi alasanminimnya serapan anggaran.

Perlu mengkaji dan mengevaluasi kinerja setiap kepala SKPD yang tidak menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik. Hal ini perlu dilakukan guna perbaikan dan memaksimalkan kinerja SKPD.

Pemberian sanksi (punishment) bagi kinerja kepala SKPD yang tidak maksimal adalah langkah berani yang harus diambil kepala daerah agar roda pemerintahan dapat berjalan lancar.

Dalam hal perencanaan pembangunan, DPRD Medan juga meminta Pemko Medan membenahi keberadaan statistik perencanaan masing-masing SKPD dan menyusun prorotype baku dokumen perencanaan yang mengalir mulai dari Renja, RKPD, KUA, PPAS, dan RKA SKPD, sehingga penilaian terhadap LKPj dapat dilakukan dengan mudah.

Sementara, Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi mengatakan telah mengikuti dan mencermati seluruh tahapan LKPj akhir tahun anggaran 2014. Eldin juga menyebutkan rekomendasi yang disampaikan DPRD Medan cukup penting untuk mendorong peningkatan kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah.

“Penyampaian pembahasan dan keputusan rekomendasi strategis DPRD tentang LKPj juga mencerminkan wujud kemitraan dan kesetaraan fungsi legislatif dengan eksekutif.

“Untuk itu, atas nama Pemko Medan saya menyampaikan apresiasi kepada segenap jajaran pempinan dan anggota DPRD Medan khususnya Pansus LKPj yang telah membahas sybstansi LKPj akhir tahun anggaran 2014 dengan cermat dan mendalam,” ujarnya.

Eldin juga menyadari masih banyak hal yang belum berhasil dicapai sepenuhnya dalam proses pembangunan Kota Medan. “Ini merupakan tantangan tersendiri bagi kita untuk dapat diatasi secara sungguh-sungguh dengan kerja lebih keras, strategi dan lebih tepat sasaran serta tepat manfaat,” ungkapnya. (wol/muhammad rizki/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

“Jangan Persulit Perizinan di Kota Medan”

MEDAN, Waspada.co.id – Komisi IV DPRD Medan minta Pemko Medan agar mempermudah pengurusan Surat Izin ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.