_
Home / Warta / Politik / Tudigan neolib bagi Jokowi, Luhut: Mari berdebat
Istimewa

Tudigan neolib bagi Jokowi, Luhut: Mari berdebat

JAKARTA, WOL – Kepala Staf Luhut Pandjaitan geram kebijakan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) disebut pro-neoliberalisme. Luhut menyilakan siapa saja datang dan berdebat dengan dirinya soal itu.

“Saya ingin mengundang, kalau ada yang mengatakan program Pak Jokowi neolib, ngerti nggak dia neolib itu apa? Saya pingin tahu definisi neolib dan yang mana program yang neolib itu,” kata Luhut di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, hari ini.

Luhut menegaskan, tak ada satu pun program pemerintah berkiblat pada paham ekonomi neoliberal. Program Jokowi, tambah dia, justru pro-kepentingan rakyat.

“Saya sudah mengalami pemerintahan dari jaman Pak Harto sampai sekarang. Jadi saya bisa melihat ada satu keistimewaan yang diberikan Jokowi,” terang dia.

Menurut Luhut, kebijakan kenaikan BBM mengacu kepada Undang-Undang APBN-Perubahan. Di sana diatur jumlah kenaikan ditentukan dari subsidi tertentu, bukan dari konteks kenaikan atau penurunan rupiah.

“Tapi, dalam konteks kita harus menjaga jumlah subsidi itu harus seperti itu. Ya angka itulah ke luar, kenapa bisa terjadi tiap bulan penyesuaian,” pungkas dia.

Pemerintah kembali mengerek harga BBM akhir pekan kemarin. Harga solar naik Rp300 menjadi Rp6.900 per liter. Harga premium naik dari Rp6.900/liter menjadi Rp7.300 setiap liter.  (data2/mtv)

Check Also

Bangun Ibu Kota Baru, Presiden Jokowi Belajar dari Kota Masdar

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menyinggung rencana pemerintah memindahkan Ibu Kota dari Jakarta ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.